SERANG – Pengusaha transportasi diminta tidak menaikan tarif sembarangan. Hal ini diungkapkan Ketua Organda Provinsi Banten, Mus Mustagfirin. Mus menghimbau kepada para pengusaha moda transportasi umun untuk tidak menaikan harga atau tarif mudik lebaran secara sepihak.

“Biasanya hal ini sering terjadi di setiap arus mudik dengan kenaikan harga yang sangat besar, hal tersebut sangat tidak ingin terjadi karena merugikan masyarakat kecil yang menggunakan moda transportasi umum sebagai sarana mudik,” ujarnya, Minggu (24/5/2015).

Dikatakan Mus, tarif angkutan ditentukan dalam rapat yang difasilitasi oleh Dishubkominfo Provinsi Banten dengan dihadiri oleh pihaknya selaku organisasi yang menaungi perusahaan-perusahaan transportasi umum dan juga pihak kepolisian.

“Rapat biasanya dilakukan 10 hari sebelum lebaran. Sebelum rapat tersebut dilasanakan tidaka ada satu pun pihak yang boleh menentukan tarif angkutan,” ujar Mus.

Dikatakan Mus, sejauh ini pihaknya belum berencana menaikan harga angkutan, selain itu, Mus mengaku menyerahkan kebijakan tersebut kepada Dishubkominfo provinsi Banten. “Kami mungkin nanti memberikan usulan, namun keputusan tetap berada ditangan Dishubkominfo,” imbuhnya.

Bagi pengusaha yang nakal, dimana tetap menaikan tarif sepihak, Mus mendukung jika Dishubkominfo yang memiliki wewenang memberikan hukuman kepada pengusaha tersebut. “Yang jelas hukumannya berkala, dari teguran hingga pencabutan ijin trayek,” tegas Mus. (Bayu)

BAGIKAN