CILEGON – Pemandangan menarik terpantau saat kafilah Kota Cilegon mengikuti pawai taaruf Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) XI tingkat Provinsi Banten di Kota Cilegon, Rabu (19/3/2014) sore. Peserta pawai pada urutan terakhir itu rata-rata berseragam kuning. Umumnya berasal dari sejumlah kelompok pengajian di Kota Cilegon.

“Semangat ya ibu ibu, nanti seragamnya diberi lagi sama Pak Wali (Walikota-red),” ujar Lurah Citangkil Apipudin yang menjadi master of ceremony (MC) dalam kegiatan itu.

Simbolisasi warna dominan ini sempat menjadi perhatian serius dari berbagai kalangan hingga Komisi II DPRD Cilegon. Bahkan komisi ini akan memanggil Pemkot Cilegon untuk meminta klarifikasi terkait dengan banyaknya simbolisasi warna kuning di sejumlah kegiatan yang dihelat Pemkot.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegonn M Tahyar merekomendasikan kepada Pemkot agar menggunakan opsi pilihan warna lain yang tidak terkait dengan parpol, misalnya pink atau abu-abu, saat ada acara-acara resmia atau pemerintahan. (Devi Krisna)