Pabrik mercon di Kosambi, Kabupaten Tangerang, yang meledak difoto dari atas. FOTO: RAKA DENNY/JAWAPOS

TANGERANG – Polda Metro Jaya tak ingin mengulur-ulur kasus kebakaran pabrik mercon milik PT Panca Buana Cahaya Sukses, Jalan SMPN 1 Kosambi, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis, (26/10) lalu.

Selasa (5/12), penyidik Polda Metro Jaya melimpahkan berkas dua tersangka kebakaran pabrik mercon kepada Kejari Tangerang. Kedua tersangka ialah Indra Liyono dan Andri Hartanto. Sedangkan berkas perkara milik tersangka Subarna Ega selaku tukang las belum dilimpahkan. Hal ini mengingat bahwa sampai saat ini keberadaan Subarna Ega belum diketahui.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Tangerang Gede Adiaksa membenarkan telah menerima pelimpahan berkas perkara kebakaran pabrik mercon. ”Ini pelimpahan tahap pertama, yaitu hanya pelimpahan berkas tersangka saja. Dan hari ini (Kemarin-red) kami sudah menerimanya,” ujarnya.

Kasus kebakaran pabrik mercon yang menelan puluhan korban jiwa itu akan ditangani oleh empat jaksa. Yakni Agus Kurniawan Kusumaatmaja, M. Ikbal Hadjarati, Taufik Hidayat, dan Muhamad Erlangga.

Jaksa M. Ikbal Hadjarati mengatakan, pelimpahan berkas tersangka kasus kebakaran pabrik mercon akan diteliti oleh tim selama 14 hari kerja. ”Jika memang belum lengkap atau P19, maka kami akan mengembalikan berkasnya ke penyidik untuk dilengkapi,” terang Ikbal.

Ia menyatakan, penyidik akan melimpahkan para tersangka jika berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap atau P21. ”Setelah diperbaiki, kami akan teliti lagi. Kalau sudah lengkap atau P21, maka dilakukan pelimpahan tahap kedua berikut tersangkanya,” ujarnya.

Diketahui, polisi telah menetapkan tiga tersangka, di antaranya Andi Liyono selaku pemilik pabrik, Andri Hartanto selaku direktur oprasional pabrik, dan Subarna Ega selaku tukang las. Indra dijerat dengan pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Orang Meninggal dan pasal 74 juncto pasal 183 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Sementara Andri Hartanto dan Subarna Ega dikenakan pasal 359 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebakan Kematian dan pasal 188 KUHP tentang Kelalaian yang Menyebabkan Kebakaran dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (mg-05/dai/sub/RBG)

BAGIKAN