SERANG – Penyebab kematian lelaki berkaos “Hunter” bernama Mustapa (28), warga Kampung Sadang, Desa Barengkok diduga karena mengalami kecelakaan dan masuk sungai. Namun untuk kepastiannya, petugas Reskrim Polres Serang dan Polsek Cikande masih menunggu dilakukannya autopsi tim dokter RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang.

“Dari hasil penyelidikan, identitas korban sudah diketahui. Korban adalah Mustopo warga sekitar yang berprofesi tukang parkir di kawasan Industri Modern Cikande. Korban memang dalam beberapa hari tidak diketahui keberadaannya,” ungkap Kaurbinops Sat Reskrim Polres Serang, Iptu Atip Ruhyaman, Selasa (4/8/2015).

Dikatakan Atip, kasus tewasnya Mustapa masih dalam penyelidikan namun dari hasil olah tempta kejadian perkara (TKP) diduga korban terperosok masuk sungai saat mengendarai motor pada malam hari. Kemungkinan terjadinya seperti ini, lanjut Atip, dikarenakan penyidik telah menemukan motor Honda Beat milik korban di dalam sungai.

“Kemungkinan seperti itu. Meski kondisi mayat sudah membusuk, hasil pemeriksaan mayat juga secara kasat mata tidak ada tanda-tanda kekerasan. Tapi ini baru informasi awal, untuk proses selanjutnya kita menunggu hasil autopsi,” terang Atip.

Keterangan yang sama dikatakan Kapolsek Cikande Kompol Tedy Arief Soelistiyo. Dikatakannya, berdasarkan keterangan saksi-saksi diantaranya Umar Dhani, petugas Satpam PT Nippon Seiki, pada Sabtu (1/8/2015) sekira pukul 23.30, mendengar suara kendaraan seperti mengalami kecelakaan disekitar lokasi mayat ditemukan. Bahkan Umar Dhani juga sempat melihat ada cahaya motor lalu hilang seketika. Berniat mau menolong, bersama rekan satpam, Umar Dhani segera ke lokasi namun tidak ditemukan kendaraan ataupun korban.

“Pada saat itu saksi tidak kepikiran untuk melihat ke dalam sungai. Karena tidak ada tanda-tanda kecelakaan, saksi bersama rekannya kembali ke pos untuk melaksanakan tugas jaga,” tutur Kapolsek. (Wahyudin)

BAGIKAN
Just another simply photojournalist