CILEGON – Kepolisian akan menggunakan UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dan UU 36/2009 tentang Kesehatan untuk menjerat pihak-pihak yang dinyatakan terlibat secara langsung ataupun tidak langsung dalam peristiwa keracunan pempek dan tekwan di Kota Cilegon Sabtu akhir pekan lalu.

Baca: Puluhan Warga Cilegon Diduga Keracunan Tekwan

“Kita sudah mengamankan sampel-sampel makanan sebagai barang bukti untuk dilakukan pengecekan laboratorium. Saya juga sudah menginstruksikan untuk menelusuri asal-usul bahan makanan itu. Bila terbukti tidak layak konsumsi, pembuat dan penyedia akan kita jerat dengan UU Kesehatan ataupun UU Perlindungan Konsumen,” kata Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo, Senin (6/4/2015).

“Sementara ini, kita baru melakukan pemeriksaan saksi-saksi, yaitu keluarga korban keracunan dan penyelenggara pengajian,” tambahnya. (Devi Krisna)