Penjual Petasan (net)

CILEGON – Polres Cilegon mengimbau masyarakat dan panitia MTQ XV agar tak menggunakan petasan atau peledak lainnya pada perhelatan nanti. Dikhawatirkan, hal itu dapat berpotensi pada ketidaknyamanan. Larangan kepolisian ini cukup beralasan, pasalnya isu bom sebagai imbas dari insiden ledakan di Jakarta beberapa waktu lalu masih menjadi isu hangat saat ini.

“Apalagi Undang-Undang juga melarangnya. Kami khawatir bahan peledak itu memicu terjadi kekacauan pada event MTQ XV nanti,” ujar Kanit Dikyasa Polres Cilegon Iptu Nana Suparna, Sabtu (23/1/2016).

Lebih jauh ia menilai, bahan peledak dan petasan tidak cocok untuk acara keagamaan seperti MTQ . Dirinya berharap masyarakat dan panitia MTQ dapat memperhatikan himbauan polisi. “Karena kami bertugas mengamankan acara tahunan ini agar berjalan lancar dan tertib, maka masyarakat perlu tahu dengan aturan ini,” kata Nana.

Menurut rencana, kegiatan tahunan yang menyerap anggaran APBD Kota Cilegon sekira Rp1,7 miliar itu akan digelar pafda 15 hingga 19 Februari 2016 mendatang, di Kecamatan Ciwandan. (Ade Faturohman)