LEBAK – Polres Lebak menggelar razia minuman keras (miras) di sejumlah warung di Kabupaten Lebak, Sabtu (16/9), pukul 21.00-24.00 WIB. Hasil kegiatan operasi cipta kondisi di daerah yang mengklaim sebagai kota seribu madrasah ini, polisi berhasil menyita ratusan botol miras.

“Razia ini atas perintah langsung dari Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto dalam rangka cipta kondisi untuk memerangi penyakit masyarakat,” ujar Kabags Ops Polres Lebak Andi Suwandi kepada Radar Banten Online, Sabtu (16/9).

Dalam razia ini, lanjutnya, 38 personel dari jajaran Polres Lebak dan Polsek Rangkasbitung diturunkan untuk membantu giat cipta kondisi ini. Hasilnya 581 botol miras disita dari beberapa toko yang berada di Lebak.

“Alhamdulillah, hasil razia malam ini cukup banyak, sekitar 581 botol miras dari berbagai merek dapat diamankan, seperti Rajawali, Vodka, Anggur Merah, Martell, minuman oplosan dan miras lainnya. Ratusan miras tersebut kita amankan dari empat toko yang berada di Mandala, Jalan Kalijaga, sekitar Stasiun Rangkasbitung dan Kampung Malangnengah,” jelasnya.

Andi menambahkan, razia malam ini tidak bocor kepada para penjual minuman keras yang ada di Lebak. Makanya dalam razia ini miras dapat diamankan cukup banyak. “Pergerakan operasi ini tidak dapat dibaca oleh para penjual, dikarenakan kita menggelar operasi tidak rutin, sehingga penjual tidak bisa mengira kapan kita akan merazia selanjutnya,” tambahnya.

Para penjual minuman keras ini, lanjut Kabags Ops, akan ditindak agar jera dan tidak lagi menjualnya. (Omat/twokhe@gmail.com).