SERANG – Polda Banten menyatakan propaganda melalui teknologi informasi sangat berbahaya untuk penyebaran paham Islam State Iraq and Syiria (ISIS). Membeludaknya propaganda melalui jaringan internet membuat kejahatan kian massif dan membutuhkan kontrol luar biasa dari masyarakat agar tidak mudah terjebak pada ajakan yang menyesatkan.

Cara mengajak jamaah atau kelompok untuk bergabung ke dalam ISIS, menurut Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar menggunakan jejaring dunia maya. “Mereka umumnya mendapat informasi melalui dunia maya yang berisi propaganda,” ujar Kapolda Banten usai acara deklarasi anti ISIS oleh Forum Masyarakat Banten anti ISIS (F-MBAI) di Alun-alun Barat, Kota Serang, Senin (13/4/2015).

Teknologi informasi tersebut, menurut Boy, dikonsumsi oleh masyarakat terutama generasi muda. “Makanya perlu ada penguatan di masyarakat kita,” ujarnya.

Polda Banten sendiri seperti diakui Boy sangat sulit menangkal propaganda di dunia maya yang kuat membeludak. “Tidak ada upaya ke arah itu (pemberedelan) tapi penguatan masyarakatnya yang perlu diperkuat. Karena dunia maya itu sulit dihindari,” ungkapnya. (wahyudin)