SERANG – Puluhan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten bolos atau tidak menghadiri rapat Paripurna Istimewa HUT Banten yang ke-15. Pantauan radarbanten.com, setidaknya 29 kursi anggota dewan dibiarkan kosong melompong tanpa penghuni.

Rapat paripurna ini sendiri dihadiri oleh Gubernur Banten Rano Karno dan pejabat Pemprov Banten. Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat seperti Irsyad Jueni, para pelajar, perwakilan Provinsi tetangga seperti Jakarta dan Lampung, Polda Banten, dan masyarakat Banten juga turut hadir.

Salah satu mayarakat yang menghadiri rapat ini Rizki (24) mengatakan, sikap wakil masyarakat tersebut sangat mengecewakan mengingat mereka dipilih oleh rakyat dan mewakili suara rakyat.

“Apalagi ini ulang tahun Banten, sebagai pejabat dan wakil rakyat seharusnya mereka hadir,” kata mahasiswa tingkat akhir Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) tersebut, Minggu (4/10/2015).

Pantauan radarbanten.com, selain banyak yang bolos, banyak juga anggota dewan yang terlambat menghadiri agenda penting tahunan ini.

Sementra itu, kemarin, saat dihubungi radarbanten.com, Ketua DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatullah mengatakan, Anggota Dewan yang bolos pada paripurna ini akan ditangani oleh Badan Kehormatan. “Saya sudah mengintruksikan, yah kalau ada yang tidak hadir akan berhadapan dengan Badan Kehormatan,” kata Asep. (Bayu)