SERANG – Hari ini, Selasa (25/8/2015), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merilis nama daerah yang serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) nya rendah. Seperti yang telah diberitakan sejumlah media nasional, Banten menjadi salah satunya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, rendahnya serapan anggaran tersebut karena gagalnya lelang sejumlah proyek pembangunan di Provinsi Banten.

“Banyak hal yang membuat serapan APBD rendah, selain karena gagal lelang, juga karena takut, maksudnya untuk Banten khusus, kita punya masalah yang tidak terlupakan, jadi selain karena gagal lelang, karena takut, takut pada hukum,” katanya, Selasa (25/8/2015).

Penyebab lain rendahnya serapan anggaran, lanjut Rano, adalah perencanaan pemerintahan yang belum baik. Namun saat hendak ditanya penyebab dan langkah yang akan disikapi dirinya, Rano nampak terburu-buru masuk ke dalam kendaraan dinasnya.

Begitu juga saat hendak ditanya maksudnya terkait masalah yang tidak bisa terlupakan sehingga membuat pejabat provinsi takut, dan berdampak pada rendahnya serapan ini. (Bayu)