SERANG – Plt Gubernur Banten Rano Karno menjamin tidak ada unsur politisasi dalam pemilihan pejabat sementara (pjs) walikota Cilegon.

Rano mengakui ada beberapa pihak yang menyebut pemilihan pjs walikota Cilegon merupakan salah satu upaya untuk memuluskan koalisi PDIP dalam bursa pemilihan kepala daerah (pilkada) Desember mendatang.
“Siapapun yang menjadi pjs pasti akan ada pemikiran yang sama,” kata Rano saat ditemui setelah prosesi pelantikan Suyitno sebagai pjs walikota Cilegon menggantikan Tb. Iman Ariyadi di Pendopo Gubernur KP3B, Kota Serang, Senin (20/7).
Rano melanjutkan, dalam pemilihan pjs walikota Cilegon ini, pemerintah provinsi menjaga netralitas pegawai negeri sipil. “Saya pastikan Pak Suyitno netral,” ujarnya.
Rano berpesan kepada Suyitno agar fokus terhadap pilkada yang saat ini tengah berjalan persiapan dan tahapan-tahapannya.
Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, terkait pilkada, Suyitno mengaku akan segera berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon, terkait perkembangan proses pilkada.
“Saya harus mengenal dulu sebelum saya berbuat lebih jauh, langkah saya baru akan efektif setelah serah terima jabatan yang akan dilakukan pada 22 Juli nanti,” pungkasnya. (Bayu)