MERAK – PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak memusnahkan sekira 275.890 lembar tiket manual atau tiket kertas yang sudah kadaluarsa, Kamis (26/3/2015).

Pemusnahan sengaja dilakukan guna menghindari penyalahgunaan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Ratusan ribu tiket yang dimusnahkan itu terdiri dari 105.656 lembar tiket penumpang pejalan kaki, dan 170.234 lembar tiket kendaraan campuran.

Tiket yang dimusnahkan merupakan tiket cadangan selama periode 2011 hingga 2014 dan telah habis masa berlakunya pada September 2014 lalu.

Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario Sardadi Oetomo, mengatakan, tiket manual yang dimusnahkan merupakan tiket cadangan yang hanya dipakai saat terjadi gangguan pada ticketing system. Selama sistem berjalan baik, maka tiket manual berbentuk karcis ini tidak digunakan.
“Tiket ini dicetak sebagai antisipasi bila sewaktu waktu terjadi gangguan pada sistem tiket elektronik. Tiket ini sifatnya per tahun. Karena sudah melewati masa berlakunya, maka dimusnahkan,” kata Mario kepada sejumlah awak media saat ditemui di ruang kerjanya.

Kepala DPC Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Cabang Merak, Togar Napitupulu, mengatakan, tiket yang dimusnahkan bukan merupakan tiket elektronik. Sebab, tiket elektronik masih dapat dipakai berulang kali, selama tidak rusak atau patah. “Yang dimusnahkan itu tiket manual yang sudah tidak terpakai. Sekarang ini kan sudah pakai tiket elektronik,” katanya. (Devi Krisna)