SERANG – Akademisi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) SMH Banten Uus Suhaedi meminta anggota DPRD Kota Serang tidak menjadikan kegiatan reses sebagai ajang seremonial tanpa adanya tindak lanjut nyata dari hasil reses tersebut.

“Anggota dewan jangan jadikan reses itu hanya kegiatan seremonial belaka untuk menggugurkan kewajiban tapi harus direalisasikan apa yang menjadi pokok kegiatan tersebut,” kata Uus kepada wartawan melalui sambungan telpon seluler, Kamis (27/8/2015).
Uus menilai, kegiatan yang menghabiskan anggaran ratusan juta ini pada implementasinya belum maksimal dan belum mampu dirasakan oleh masyarakat. Karena memang reses salah satu cara untuk mencari harapan masyarakat yang selanjutnya dijadikan bahan acuan program kerja pemerintah.

“Jangan sampai hasilnya nanti hanya mengulang-ngulang dari reses tahun-tahun sebelumnya. Kalau begitu hanya menghamburkan anggaran saja,” kata Uus.
Ia berharap, pada reses anggota DPRD Kota Serang yang akan dilaksanakan pada 15-21 September 2015 ini harus lebih responsif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Karena memang saat ini perekonomian masyarakat tengah terpuruk di tengah-tengah harga kebutuhan pokok melonjak.
Diketahui, dalam setahun anggota DPRD Kota Serang mengalokasikan anggaran Rp2,8 miliar. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN