SERANG – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten Hudaya Latuchonsina mengungkapkan, dari sekitar 13.000 perusahan kecil hingga besar di Banten, hanya sekitar 6.000 perusahaan yang sudah mendaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

“Artinya masih banyak perusahaan yang jumlahnya ribuan belum mendaftar BPJS ketenagakerjaan,” ujar Hudaya, Rabu (10/6/2015).

Kata Hudaya, perintah setiap perusahaan untuk mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan merupakan perintah negara, terutama untuk karyawan-karyawannya. “Itu untuk kecelakaan tenaga kerja dan kematian. Dan yang terkena wajib mendaftar BPJS ini adalah semua perusahaan yang berbadan hukum,” ujarnya.

Menurut Hudaya, banyaknya perusahaan yang belum mendaftar BPJS Ketenagakerjaan karena belum adanya kesadaran akan pentingnya BPJS ketenagakerjaan tersebut, bagi perusahaan dan karyawannya. “Saya rasa upaya sosialisasi dari pihak BPJS sudah cukup maksimal,” ujarnya.

Menurut Hudaya, sejauh ini belum ada regulasi yang mengatur sanksi bagi perusahaan yang tidak daftar BPJS Ketenagakerjaa, sementara ini sanksi hanya ada berupa sanksi administrasi. (Bayu)
BAGIKAN