Menyusuri garis pantai Banten bagian selatan memang perlu perjuangan luar biasa berat. Jalan yang rusak dari Malingping hingga Bayah seperti kubangan dengan variasi kedalaman juga debu tebal menjadi tantangan yang menuntut kesabaran untuk sampai ke Pantai Sawarna, di Desa/Kecamatan Sawarna, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Pantai yang berjarak 150 kilometer dari Rangkasbitung ini memang cukup menarik. Belum ramainya pengunjung ke pantai ini membuat panorama alam dengan garis pantai yang cukup panjang membuat Sawarna berbeda dengan pantai lain di kawasan wisata yang lebih dulu terkenal seperti Anyer, Carita dan sebagainya.

Selain memiliki keindahan pantai, tebing yang tinggi menjulang dan goa yang ada di sekitar Pantai Sawarna membuat rekreasi pantai kian lengkap menghadirkan kesatuan antara pantai, bukit batu, dan persawahan.

“Cukup menarik ya. Soalnya kalau Pantai Anyer saya sudah pernah. Kebetulan baru kali ini ke sini. Bagus tempatnya,” ujar Fahmi, salah seorang pengunjung Pantai Sawarna kepada radarbanten.com, Minggu (10/5/2015).

Hal yang disayangkan Fahmi, adalah soal jarak tempuh dan kondisi jalan untuk mencapai pantai ini. “Kalau saja jaraknya dekat dengan Serang mungkin saya bisa sering ke sini. Atau kalau pun jauh, jalannya yang penting bagus, kan pengunjung juga nyaman ke sini,” harapnya.

Pengunjung lain, Yuda, yang mengaku pengunjung dari Yogyakarta mengaku sengaja mengunjungi Pantai Sawarna karena membaca dari internet dan tertarik keindahan pantainya. “Saya tau dari internet. Sekalian hunting foto ya saya ke sini,” ujarnya.

Menurutnya, Pantai Sawarna masih lebih bagus dari Parangtritis. “Di sini masih kelihatan alami dan belum terlalu banyak pengunjungnya. Kalau sudah banyak pengunjungnya saya nggak tau apa kondisinya masih bagus apa nggak,” ujarnya.

Namun demikian, seperti halnya Fahmi, ia menyayangkan kondisi jalan menuju Sawarna yang rusak parah. “Kalau jalannya baik, bisa jadi akan lebih banyak pengunjung ke sini,” pungkasnya. (Wahyudin)