SERANG – Kepala Bidang (Kabid) Angkuan Umum dan Lalu Lintas Dinas Perhubungan Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Serang Ikbal mengatakan, hampir sebagian angkot di Kota Serang tidak melakukan perpanjangan izin trayek.

“Dari total sebanyak 1.125 angkot yang terdata hanya 720 angkot yang izin trayeknya masih hidup, sedangkan sisanya tidak melakukan perpanjangan izin,” kata Ikbal, usai melakukan evaluasi bersama perwakilan Organda Kota Serang di kantornya, Rabu (16/9/2015).

Kata Ikbal, proses perpanjangan izin trayek tersebut dilakukan lima tahun sekali dengan biaya Rp250 ribu. Hal tersebut dilakukan bersamaan dengan pengecekan kondisi angkot tersebut.

“Selain izin trayek, banyak sopir yang mencopot stiker trayek yang ditempel di depan di belakang karena alasan ingin bebas trayek. Masalah lainnya adalah adanya trayek abal-abal yang mengubah cat angkot, sebagian besar itu terjadi pada angkutan kota dalam provinsi,” katanya.

Kendati demikian, Ikbal menjelaskan, untuk melakukan antisipasi hal tersebut kembali terjadi, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan pihak Organda untuk membentuk koordinator di masing-masing trayek, hal ini dilakukan untuk membantu melakukan pengawasan dan sosialisasi. (Fauzan Dardiri)