SERANG – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengambil KTP milik Asda III Pemprov Banten M Yanuar sebelum melakukan penggeledahan. Sebelumnya, KPK yang dipimpin seseorang yang menggunakan tanda pengenal atas nama Novel meminta izin kepada Yanuar untuk melakukan penggeledahan di ruang Sekda Banten dan Biro Umum Pemprov Banten.

Yanuar mengatakan bahwa petugas KPK datang menemuinya pukul 14.00 WIB. “Ketua timnya sudah bertemu. Saya lihat menggunakan tanda pengenal bertuliskan Novel. Sudah sowan. Ingin melakukan penggeledahan di dua ruang. Ruang Sekda dan Biro Umum,” kata M Yanuar kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (12/3/2014).

Yanuar mengatakan, petugas KPK sebelumnya memperlihatkan surat tugas kepadanya. “Kalau saya lihat suarat tugasnya terkait Bu Atut,” lanjut Yanuar.

Ketika ditanya terkait pemeriksaan apa, Yanuar tidak bisa memastikan. “Saya nggak pakai kacamata, jadi sulit membaca dengan jelas terkait apa,” paparnya.

Dikatakan Yanuar, ada sebanyak 12 orang dari KPK yang melakukan penggeledahan hari ini. “Mungkin setelah penggeledahan petugas KPK bertemu saya menyerahkan KTP dan berita acara berkas apa saja yang dibawa untuk percepatan penyidikan,” pungkas Yanuar.

Sementara itu, baik Sekda Banten Muhadi dan Kabiro Umum keduanya tidak berada di ruangan. Sekda Banten dikabarkan sedang di Bandung mengikuti acara tertentu. Sedangkan Kabiro Umum sedang mingikuti kegiatan di luar kota. (Wahyudin)