JAKARTA – Kondisi parkiran di basement Gedung DPRD DKI Jakarta semrawut. Hal ini disebabkan tidak adanya juru parkir yang biasanya berjaga di sana. Untuk mengatasi persoalan itu, pengelolaan parkiran akan diserahkan kepada Unit Pengelola Terpadu Perpakiran dari Dinas Perhubungan DKI.

“Katanya semrawut ya di bawah? Nanti diserahkan ke Dishub,” kata Sekretaris Dewan DPRD DKI Ahmad Sotar Harahap di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (3/9).

Sotar mengatakan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Dishub DKI berkaitan dengan pengelolaan parkiran di Gedung DPRD DKI. Rencananya, pertemuan itu akan dilakukan hari ini.

Jika pengelolaan parkir sudah sepenuhnya berada di tangan Dishub, ia berharap anggota dewan dan pegawai negeri sipil diberikan fasilitas khusus. Yakni, mereka dikasih stiker. “Sehingga tidak perlu bayar parkir,” ungkap Sotar.

Para juru parkir yang sebelumnya menjadi sorotan kini sudah tidak terlihat lagi. Ketiadaan juru parkir menyebabkan pengguna? jasa parkir tidak perlu lagi membayar uang parkir sebesar Rp2 ribu ketika akan keluar gedung. Sotar menyatakan, hal itu terpaksa dilakukan supaya tidak ada pungutan terhadap pengguna jasa parkir. ?(gil/jpnn)