SERANG – Kurang dari sepekan bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Serang menyegel 10 warung nasi yang nekat buka pada siang hari. Ini dilakukan karena melanggar Surat Edaran Walikota Serang Nomor 451.13/739-Kesra/2015.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol-PP) Kota Serang Akhmad Mujimi mengatakan, pihaknya sudah menyegel 10 warung nasi dari tiga wilayah yakni di Kepandean, Ciceri, dan Kebon Jahe. “Kami segel karena mereka membandel tetap buka pada siang hari,” kata Mujimi kepada wartawan melalui telpon seluler, Selasa (23/6/2015).

Mujimi menjelaskan, untuk melakukan penyegelan tersebut, pihaknya menurunkan 20 petugas. Penyegelan ini untuk memberikan efek jera bagi para pedagang membandel. Kendati demikian Mujimi tidak memenuhi janjinya akan mengenakan tindakan pidana ringan (tipiring) pada pedagang yang membandel.

“Mereka sudah ampun-ampunan tadi pada saat disegel warungnya, sehingga kita berikan kesempatan terlebih dahulu pada mereka. Yang penting kita sudah ambil KTP (Kartu Tanda Penduduk-red). Setelah itu baru kita tipiring. Intinya kegiatan ini bertahap,” jelasnya. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN