Sidak ke Ruangan Kerja Pegawai, Wakil Walikota Cilegon Semprot Bagian Kominfo

Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi.
Wakil Walikota Cilegon, Edi Ariadi.

CILEGON – Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah ruangan kerja di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon, Wakil Walikota Cilegon Edi Ariadi geram dengan salah satu ruangan yang kondisinya ditemukan berantakan. Banyaknya peralatan kantor yang terlihat telah usang dan rusak itu sehingga Edi meminta agar dilakukan percepatan penghapusan aset yang telah tak terpakai, Jumat (17/6).

Pantauan Radar Banten Online, sidak yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) Kota Cilegon di bulan Ramadan ini meliputi seluruh bagian di Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Dinas Tata Kota, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop), serta ruangan Inspektorat.

“Lihat saja di sini meja bersekat-sekat, apakah ruangannya sempit? Kalau bisa kondisi ruangan ini harus dirubah. Belum lagi ada beberapa aset yang tidak terpakai seperti layar monitor, CPU berantakan seharusnya ini dirapihkan. Nanti saya akan minta ke Bu Asda III Sari Suryati untuk segera melakukan penghapusan aset yang sudah tak terpakai,” ujar Edi, saat memasuki ruangan Bagian Kominfo pada Subbag Sanditel.

Edi menegaskan, bulan Ramadan bukan untuk bermalas-malasan. Sidak yang dilakukannya ini juga untuk mengetahui sejauh mana tingkat kehadiran dan kinerja pegawai. “Ini kan sudah masuk pertengahan bulan puasa, apakah para pegawai bermalas-malasan atau tidak. Tapi saya lihat tingkat kehadiran pegawai sudah cukup bagus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kominfo Pemkot Cilegon, Sakri Jasiman saat mendampingi Wakil Walikota Cilegon menjelaskan, sebelumnya ia telah melakukan permohonan penghapusan aset untuk aset yang sudah tak terpakai itu. Sedangkan soal adanya penyekatan di dalam ruangan itu, sudah demikian rupa sebelum ia menjabat sebagai Kepala Bagian Kominfo.

“Sebelum saya di sini, kondisi ruangan sudah bersekat-sekat seperti ini, yang sudah tidak terpakai tinggal menunggu dipindahkan saja ke (Bagian) Perlengkapan,” ujarnya. (Riko)

BAGIKAN