SERANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Berkarya melalui suratnya no 098/D/DPP/Berkarya/2017 telah mencabut Surat Keputusan (SK) Kepengurusan DPW Berkarya Banten dibawah kepemimpian Johan Aripin Muba. Surat Pencabutan dan Surat Penugasan disampaikan langsung oleh Sekjen DPP Partai Berkarya  Badaruddin Andi Picunang, Rabu malam 17 Mei di salah satu hotel di Serang.

Dalam kesempatan tersebut, hadir Ketua Dewan Penasehat DPW Berkarya Banten Lulu Kaking, Ketua DPD Berkarya Cilegon Helldy Agustian,  dan 6 Ketua DPD Berkarya Banten diantaranya DPD Tangsel, DPD Tangerang Kota, DPD Kabupaten  Tangerang, DPD Kabupaten Serang, DPD Lebak dan DPD Cilegon.

Selanjutnya melalui Surat no 099/D/DPP/Berkarya/2017, DPP Berkarya telah menugaskan kepada Lulu Kaking, Ketua Dewan Penasehat DPW Banten dan Helldy Agustian.

Informasi tersebut pun dibenarkan oleh Ketua Dewan Penasehat DPW Berkarya Banten Lulu Kaking. Dikonfirmasi melalui sambunga telepon seluler malam ini, Lulu Kaking menjelaskan, pencabutan SK tersebut bukan karena adanya masalah dalam internal DPW Berkarya Banten, namun karena Johan mengundurkan diri.

“Johan Aripin pun mengundurkan diri bukan karena ada masalah internal, tapi karena kehendak sendiri, mau fokus pada ormasnya, kebetulan dia juga Ketua Pemuda Pancasila Provinsi Banten. Ormas itu kan indipenden, jika dia jadi ketua partai itu kan tidak sinkron dengan ormasnya,” ujar Lulu Kaking kepada Radar Banten Online, Kamis (18/5).

Sebagai penerima mandat, lanjut Lulu Kaking, langkah-langkah yang akan dilakukannya bersama Helldy  dalam waktu dekat yaitu  membentuk kembali kepengurusan DPW partai Berkarya serta menyiapkan sekretariat partai tersebut.

Terkait pengisian kursi ketua, menurut Lulu Kaking, dirinya akan mendorong Helldy untuk mengisi jabatan tersebut. Sementara dirinya akan tetap pada posisi sebagai dewan penasehat. “Saya perlu tenaga baru, semangat baru untuk memimpin partai,” ujarnya. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)