SERANG – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan kejanggalah pada kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Serang tahun anggaran 2014. Temuan itu berupa tidak ada kesamaan antara jumlah daftar hadir dengan jumlah peserta yang hadir.

Temuan ini disampaikan Camat Pabuaran Gunawan setelah dirinya dipanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Lalu A Rais untuk membantu menjelaskan ke BPK terkait temuan tersebut. “Saya tadi dipanggil Pak Sekda untuk menjelaskan terkait temuan BPK pada saat reses dua anggota yaitu, Ibu Tati dan Pak Yayan. Temuanya berupa tidak adanya kesamaan antara jumlah peserta yang hadir dan daftar hadir yang diisi, jadi jumlah yang hadir lebih banyak dari daftar hadirnya,” ujar Gunawan

Dikatakan, temuan tersebut sudah diselesaikan karena setelah dicek langsung ke lapangan ternyata sesuai daftar yang ada. “Permasalahannya masyarakat tidak mengisi daftar hadir karena mereka tidak bisa tanda tangan. Untuk kedepannya Pak Sekda menyarankan setiap ada pertemuan yang melibatkan masyarakat, panitia harus membawa bak tinta agar yang tidak bisa tanda tangan cukup pakai sidik jari,” imbuhnya. (Rahmatullah)