LEBAK – Akibat tidak ada air di hotel yang dijadikan tempat menginap rombongan pejabat Pemprov Banten, Gubernur Banten Rano Karno terpaksa tidak mandi terlebih dahulu sebelum menghadiri acara upacara adat Seren Taun di Desa Cisungsang Kabupaten Lebak, Minggu (6/9/2015). Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Rano Karno saat memberikan sambutan.

“Aneh saya di hotel gak ada air, mungkin ini gara-gara kekeringan juga, ini jangan bilang siapa-siapa yah, gubernur belum mandi,” kata Rano sambil tertawa.

Dalam kesempatan itu Rano mengungkapkan sejak tiga tahun lalu dirinya ingin menghadiri ritual tahunan ini, namun karena belum ada kesempatan keinginannya tersebut diurungkan.

“Saya di Banten sejak tiga tahun lalu, saat itu saya masih wakil gubernur, sbenernya saya pengen kesini, tapi karena tidak masuk undangan, yang diundang hanya pimpinan saya gak bisa hadir,” kata Rano.

Rano mengaku sangat senang dengan masih bertahan dan terus bejalannya, kebudayaan-kebudayaan asli daerah. Bahkan dalam sambutan itu Rano mengungkapkan, jika Kepala Adat Abah Usep ingin memperluas area upacara, pemprov akan memfasilitasinya.

“Jika kolotan (Abah Usep) ingin, tinggal bilang, nanti saya instruksina DSDAP (Dinas Sumer Daya Air dan Pemukiman) untuk menganggarkan,” kata Rano.

Sementara itu Kepala DSDAP Husni Hasan mengaku siap jika gubernur telah mengikstruksikan, namun jata Husni, untuk tanah, harus dari pihak Cisungsang yang menyiapkan, karena Pemprov tidak menyiapkan hal tersebut. “Untuk perluasan mungkin tahun depan, itupun kalau ada izin dari kolotan, namun apakah akan dilelangkan atau penunjukan langsung masih belum pasti,” kata Husni. (Bayu)