Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Banten, Siti Ma'ani Nina
SERANG – Memiliki kartu identitas penduduk mulai saat ini tidak hanya untuk masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas. Tapi juga bagi bayi yang baru lahir harus mempunyai kartu identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Banten, Siti Maani Nina, saat ditemui di ruang kerjanya sore tadi, Jumat (9/10/2015).

Beberapa waktu lalu kita mengikuti Rakernas pencatata sipil di Surabaya. Hasilnya terkait kepemilikan akte kelahiran, di mana masyarakat usia 0 – 18 tahun akan memiliki kartu identitas anak,” kata Nina.

Nina melanjutkan, secara total, progran ini baru akan berjalan pada tahun 2016 mendatang. Namun saat ini tengah dilakukan pendataan persiapan dengan target. “Hingga akhir 2015 targetnya 75 persen dari jumlah penududuk dengan kategori usia tersebut.”

Masih menurut Nina, setelah pendataan dan verifikasi telah dilakukan ke semua penduduk. Ke depan akan dilakukan pendataan sekaligus pengawasan secara berkelanjutan untuk mengetahui data terbaru. “Jika ada yang lahir langsung didata dan diberikan kartu begitu juga jika ada yang usianya telah melewati usia 18 tahun maka harus dihapus,” kata Nina.

Menurut Nina, tujuan dengan adanya kartu identitas anak ini untuk keperluan data kependudukan. “Lebih ke arah pendataan, karena informasi data penduduk sangat diperlukan.” (Bayu)

BAGIKAN
Just another simply photojournalist