CILEGON – Lokasi terjadinya kecelakaan beruntun beberapa waktu lalu di Jalan Raya Merak, yakni di simpang empat Damkar, Kota Cilegon, dikenal sebagai daerah yang rawan kecelakaan.

Bahrul, salah seorang tukang ojeg yang biasa mangkal di sekitar lokasi tersebut mengatakan, kecelakaan kerap terjadi sejak tidak berfungsinya traffic light di lokasi itu sejak beberapa bulan terakhir.

“Orang kan biasanya jadi main terobos saja, soalnya lampu merahnya (traffic light) rusak. Biasanya sih (kecelakaan) dari berlawanan arah,” ujarnya kepada radarbanten.com, Senin (31/8/2015) petang.

Pantauan di lokasi, traffic light dari empat arah penjuru yang berbeda itu mengalami kerusakan yang sama. Dari tiga lampu, hanya lampu kuning yang menyala.

Sebelumnya, Kapolres Cilegon AKBP Anwar Sunarjo mengungkapkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dishubkominfo Provinsi Banten terkait dengan kerusakan traffic light di lokasi itu. “Kita melalui Satlantas, sudah ajukan permohonan perbaikan itu sejak lama. Saat ini kita tinggal menunggu (realisasi perbaikan) saja,” ujarnya.

Untuk menekan intensitas kecelakaan yang terjadi, lanjut Anwar, pihaknya menambah jumlah personil di lokasi itu. “Kerawanan memang cukup tinggi, makanya kita akan tambah personil terutama pada jam rawan. Ke depan, kita juga akan tingkatkan anggota di situ, apalagi disitu juga kita akan bangun (kantor) Subsektor Grogol. Karena ini menandakan keseriusan kita yang menilai bahwa tempat tersebut membutuhkan polisi,” tandasnya.

Diketahui, pekan lalu terjadi kecelakaan beruntun di perempatan tersebut antara sebuah mobil truk dengan sejumlah kendaraan. Satu orang pengendara sepeda motor tewas. (Devi Krisna)