LEBAK – Dalam upaya menangani penertiban truk pengangkut pasir basah, Pemkab Lebak akan membangun pos terpadu. Pos tersebut adalah pos jaga gabungan antara dinas dan instansi terkait termasuk Satpol-PP Kabupaten Lebak.

Plt Kepala Dinas Satpol-PP Kabupaten Lebak Dedi Supratnawijaya mengatakan, pembangunan pos terpadu ini merupakan peningkatan pengawasan terhadap para sopir nakal yang selalu membawa pasir basah di jalanan wilayah Kabupaten Lebak.

“Pengawasan ini tidak hanya untuk pasir basah, namun batu bara, kayu dan memuat barang lainnya yang melanggar peraturan,” ucap Dedi, Jum’at (15/9).

Menurutnya, pembangunan pos ini belum ditentukan titik lokasi dan kapan dibangunnya. “Soal pos ini sudah masuk pembahasan Pemda untuk segera dibangun, namun tempatnya belum ditetapkan,” katanya.

Dedi menambahkan, tugas utama dari pos terpadu ini yaitu untuk menindak truk yang bermuatan pasir basah, karena menyebabkan jalan mudah rusak dan licin. Soal ini jadi keluhan masyarakat, ketika dilewati oleh truk yang bermuatan pasir basah.

“Banyak keluhan dari masyarakat tentang pasir basah ini, bahkan sejumlah mahasiswa berunjukrasa dengan mogok makan, agar penertiban ini segera dilakukan,” ucapnya. (Omat/twokhe@gmail.com).