Musim libur Lebaran juga membawa berkah tersendiri bagi seniman tato temporer keliling di kawasan wisata pantai Anyer, Kabupaten Serang. Ridwan (35), salah seorang seniman tato yang menggunakan tinta henna itu, mengungkapkan, tato dari seniman di Anyer itu kini telah menjadi semacam oleh-oleh yang bisa didapatkan wisatawan setelah berlibur di pantai Anyer.

“Jadi kalau orang pakai tato henna itu menunjukan kalau dia habis liburan di Anyer. Soalnya, seniman tato henna itu rata-rata adanya cuma di sini,” ungkap warga asli Anyer ini saat ditemui tengah melukis tato salah seorang pengunjung di Pantai Sambolo, Anyer, Selasa (21/7/2015).

Ridwan menuturkan, di musim libur Lebaran ini dirinya dapat meraup untung lebih dari Rp500 ribu setiap harinya yang ia peroleh dengan cara berkeliling dari satu pantai ke pantai lainnya di kawasan Anyer. “Harganya sekali melukis tato henna ini bervariasi, tergantung ukurannya, antara Rp30 ribu sampai Rp100 ribu. Kalau lagi libur begini, keuntungan bisa lebih dari Rp500 ribu,” katanya.

Di kalangan pengunjung, lanjut Ridwan, tato dengan motif Mahendi ala India umumnya lebih diminati oleh kaum hawa. Berbeda dengan laki laki yang cenderung meminta untuk dibuatkan tato dengan motif abstrak.

“Tato dengan bahan henna ini dapat bertahan sampai dua minggu. Dulu saya sempat pakai parfum roll on, untuk tato tempel. Tapi karena parfum mengandung kimia, jadi banyak konsumen yang kulitnya sensitif, makanya saya beralih ke bahan henna. Saya pun belajar otodidak untuk menggunakan henna ini,” katanya. Anda tertarik untuk mendapatkan oleh-oleh lain dari Anyer ini? (Devi Krisna)

BAGIKAN