Xavi Hernandez mengakhiri kariernya selama 24 tahun di Barcelona, Minggu (24/5) dini hari tadi. Laga pamungkas timnya di La Liga musim ini melawan Deportivo La Coruna adalah yang terakhir buat pemain berusia 35 tahun itu, di tim yang melahirkan dan membesarkannya.

Di laga tersebut, Xavi mendapat perpisahan emosional setelah pertandingan. “Saya adalah orang yang paling bahagia di dunia saat ini,” ujar Xavi, seperti dilansir AS, usai pertandingan.

“Terima kasih banyak untuk semuanya. Saya orang paling bahagia di dunia saat ini dan 17 musim (tim senior) saya sudah di sini. Saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, teman-teman saya, istri saya dan semua orang di sini. Dukungan Anda sangat luar biasa.

Xavi menegaskan, laga melawan Depor bukan lah perjuangan terakhir timnya. Seperti yang disebutkan oleh Coach, ini belum berakhir. Kami ingin dua gelar (Copa del Rey dan Liga Champions) lagi. Dan nanti kami ingin berada di sini merayakan semua kemenangan dengan Anda di Barcelona,” ujarnya.

Xavi juga mengaku harus melanggar janjinya kepada diri sendiri, untuk tidak bersedih melakoni laga kontra Depor. “Saya sudah melanggar janji untuk tidak sedih, namun itu tidak dapat dihindari. Saya mencoba untuk bertahan, tapi itu tidak mungkin karena ada begitu banyak emosi,” ujar Xavi.

“Ada banyak kenangan yang luar biasa. Saya tidak bisa lebih bahagia. Saya sudah memiliki karier yang fantastis. Ini luar biasa. Ada perasaan campur aduk. Saya pikir saya akan kehilangan Barca lebih dari Barca akan merindukan saya. Barcelona lebih besar dari siapa pun,” pungkas Xavi. (adk/jpnn)