PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang, memutuskan tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati menjadi calon bupati dan wakil bupati yang akan mengikuti pilkada 9 Desember 2015 mendatang.
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang,Ahmad Suja’i mengatakan, penetapan calon bupati ini sesuai dengan hasil rapat pleno tertutup yang dihadiri seluruh komisioner KPU.

“Pada hari ini, alhmadulillah kita sudah melaksanakan rapat pleno sesuai dengan masa pendaftaran,” kata Suja’i kepada wartawan usai melaksanakan rapat pleno di Sekretariat KPU Pandeglang, Senin (24/8/2015).
Suja’i menjelaskan, penetapan ketiga pasangan calon sesuai dengan berita acara Rapat Pleno KPU Pandeglang Nomor 51/BA/VIII/2015, Surat Keputusan KPU, Nomor 46/kpts/KPU-Kab/PDG-015.015.436409/VIII dan Pengumuman Nomor : 190/KPU-KAB/PDG-015.436409/VIII/2015 tentang Penetapan sangan calon bupati dan calon wakil bupati pada pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Pandeglang tahun 2015.

“Kita sudah melakukan proses penelitian berdasarkan dokumen yang ada,kita melakukan proses yang begitu panjang sejak 28 Juli hingga 8 Agustus,” kata Suja’i.

Suja’i menambahkan, penetapan ini berdasarkan ketentuan pasal 67 ayat (3) PKPU Nomor 09 Tahun 2015 tentang pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau walikota dan wakil Walikota sebagaimana telah diubah dengan PKPU Nomor 12 Tahun 2015.
Ketiga pasangan calon yang ditetapkan yaitu, Hj. Ratu Siti Lomrah – Yan Riadi (Demokrat, PDI-Perjuangan) Hj. Irna Nuralita – H. Tanto Warsono Arbaan (Gerindra, PKB, PKS, NasDem, PBB, hanura dan PAN), dan Aap Aptadi – H Dodo Djuanda (Calon Independen yang didukung 93.269. (Fauzan Dardiri)