SERANG – Potensi gesekan mendekati pemilu legislatif (Pileg) bisa saja terjadi. Pasalnya, perbedaan jumlah caleg dan kursi Dewan yang tersedia sangat jauh.

“Jumlah kursi dan dan jumlah caleg tidak seimbang. Maka pergesekannya juga akan tinggi. Maka operasi harus maksimal di lapangan,” ujar Kabag Bin Ops Polda Banten AKBP Amin Priyatna saat menyampaikan materinya dalam koordinasi Penanganan Hukum Terpadu (Gakumdu) Operasi Mantap Brata Pemilu 2014, Selasa (11/3/2014) di Aula Mapolda Banten.

Operasi Mantap Brata ini rencananya akan dimulai 16 Maret 2014 mendatang. Operasi berlangsung selama 224 hari dengan pengamanan satuan tugas dari beberapa tahap mulai dari preentif, preventif, dan pengamanan pemilu.

Hadir dalam acara ini antaralain Ketua Bawaslu Provinsi Banten Pramono U Tantowi, Komisioner KPU Banten Syaeful Bahri dan satuan tugas Polda Banten. Acara diisi dengan pembekalan tahapan pemilu, deskripsi tugas di lapangan, dan tahapan-tahapan kampanye dan teknis pengamanan.

Pengamanan akan dilakukan meliputi wilayah hukum Pandeglang, Lebak, Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kota Serang. (WAHYUDIN)