JAKARTA – Pengerjaan tol Cikampek-Palimanan, Cirebon (Cikapali) diklaim sudah 99 persen rampung.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono menjanjikan, tol sepanjang 116 Kilometer (Km) itu akan siap sebelum lebaran, sehingga bisa dilalui para pemudik. Saat ini, pengerjaan hanya tinggal pemasangan sejumlah marka jalan dan pembangunan sejumlah rest area.

Hal itu memang dapat dilihat ketika melewati KM 120. Terpantau, jalan masih belum dipasang rambu-rambu jalan. Sementara, delapan rest area yang rencananya berada di sepanjang tol juga baru 50 persen rampung.

Basuki menuturkan, saat dioperasikan nanti, tol terpanjang di Indonesia itu akan membantu mengurai kemacetan di sepanjang jalur pantai utara (Pantura) hingga 40 persen.

Bahkan, bisa lebih tergantung pengaturan lalu lintas yang diterapkan oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda) dan kepolisian yang bertugas. “Mana yang ke pantura mana yang ke sini. Tentu itu harus dipecah,” ungkapnya saat meninjau lokasi kemarin (2/6).

Untuk diketahui, pada hari biasa, jumlah kendaraan yang melewati jalur pantura diperkirakan mencapai 40 ribu kendaraan perhari. Jumlah tersebut pun naik hingga 3 kali lipat saat masuk musim mudik di tiap harinya.

Bukan hanya itu, Basuki juga membeberkan kelebihan tol Cikapali lainnya. Dia mengatakan, tol yang terhubung dengan tujuh gerbang tol lain ini akan memangkas waktu perjalanan Cikampek – Palimanan hingga 1,5 jam. “Jadi estimasi waktunya hanya 5 jam dari Cikampek menuju Palimanan,” katanya.

Sementara itu pihak operator pelaksana pembanguan tol Cikapali, PT Lintas Marga Sedaya menjanjikan finalisasi selesai dalam 1-2 minggu ke depan. Termasuk, pengerjaan delapan rest area yang empat diantaranya akan diisi oleh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Sehingga, diharapkan minggu depan pihak pertamina sudah bisa mulai mengisi SPBU yang telah siap. “Semuanya terus kita kebut,” ujar Wakil Direktur Utama PT LMS Hudaya Arryanto.

Belum ada tanggal pasti untuk peresmian tol Cikapali ini. Meski demikian, Basuki menjanjikan segera setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ngundu mantu. Sebagai gambaran, Presiden Jokowi akan melaksanakan pernikahan sang putra pada 11 Juni mendatang.

“Sedangkan bulan Ramadhan kan tanggal 18 Juni, sebelum itu akan diresmikan. Jadi diantara itu (usai unduh mantu dan sebelum ramadhan),” jelasnya.

Dalam momen tersebut, tarif tol Cikapali akan turut diumumkan. “Tentu sekaligus mengumumkan (tarif). Saat ini masih diolah oleh tim,” sambungnya. (mia/JPNN)