SERANG – Proses evakuasi truk pengangkut pasir yang tertabrak Kereta Krakatau Ekspres jurusan Merak – Jawa Timur, pagi tadi, mengalami kesulitan. Padahal material pasir yang ada di dalam truk sudah diturunkan dengan menggunakan skop oleh petugas dibantu oleh warga.

Pantauan di lokasi, truk yang remuk pada bagian depan ini sulit untuk ditarik menggunakan mobil derek milik Polantas dari Polres Serang. Roda depan truk macet karena mengalami patah pada bagian tengah. Petugas terpaksa menggunakan mobil derek yang lebih besar untuk mengangkat bagian depan truk.

“Susah angkatnya. Harus pakai kendaraan yang lebih besar supaya depannya terangkat,” ujar petugas kepolisian dari Polsek Kasemen, Senin (10/8/2015).

Setelah datang truk derek yang lebih besar, kendaraan baru bisa diderek untuk dievakuasi dari tempat kejadian perkara.

Kapolsek Kasemen Iptu Entang Cahyadi ditemui di lokasi kejadian perkara mengatakan, truk pengangkut pasir tersebut dari Bojonegara menuju Kresek. “Petugas sukarelawan sudah mengingatkan. Tapi sopir terus melaju sampai terjadi kecelakaan ini,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, insiden kereta menabrak kendaraan kembali terjadi di Kampung Kroya Bugis, RT 01, RW 06, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kali ini, Kereta Api Krakatau Ekspres jurusan Merak – Jawa Timur menabrak truk Colt Diesel merah bermuatan pasir.

Kendaraan dengan plat nomor A 8089 KC yang tengah menuju Kasemen – Pontang tersebut remuk pada bagian depan karena hantaman kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi. Badan truk tersebut sampai berbalik arah karena hantaman kereta. (Wahyudin)