Pemain Benteng Muda mendapat pengawalan ketat dari pemain bertahan Persilab pada laga babak penyisihan Turnamen Sepak Bola U-18 Piala Gubernur Banten 2017 di Stadion Heroik Grup 1 Kopassus, Taman, Taktakan, Kota Serang, Senin (13/11) sore. Foto: Andre AP/RBG

SERANG – Kesebelasan Benteng Muda (Kota Tangerang) sukses melaju ke babak 16 besar Turnamen Sepak Bola U-18 Piala Gubernur Banten 2017. Kepastian itu diperoleh tim besutan Frido Y usai melumat Persilab (Pandeglang) dengan skor meyakinkan 6-1 pada pertandingan yang digelar di Stadion Heroik Grup I Kopassus, Taman, Taktakan, Kota Serang, Senin (13/11) sore.

Enam gol kemenangan Benteng Muda dilesakkan Yery Surya (dua gol), dan empat gol lainnya masing-masing dicetak Agil Purnama, M Alviya Idris, Ahda Suhada, dan Rico Septian. Sementara, sebiji gol balasan Persilab dicetak Teguh Alamsyah melalui titik putih menit ke-21.

Tidak hanya Benteng Muda yang sukses memastikan laju ke babak 16 besar. Dua tim lainnya, yakni Grotari (Cilegon) dan LTP FC (Kabupaten Tangerang) juga berhasil menapakkan kaki di babak 16 besar. Grotari memastikan tiket 16 besar usai menang atas Perkasa (Kota Serang) dengan skor 30 dan LTP FC memastikan laju ke babak 16 besar usia menang atas Baros Pratama (Kabupaten Serang) dengan skor telak 6-0.

Ditemui usai pertandingan, Kepala Pelatih Benteng Muda Frido Y mengatakan, penampilan timnya belum berada di performa terbaik meski Aliansyah sukses menang telak. Ia menilai kemenangan atas Persilab belum menggambarkan permainan Benteng Muda sesungguhnya.

“Okelah secara kemenangan, tapi secara permainan saya belum puas. Untung saja lawan kami di laga perdana tidak terlalu membahayakan, tapi kalau kami bermain seperti ini di laga 16 besar bisa repot nanti. Kami harus berbenah,” kata Frido kepada awak media di Stadion Heroik Grup I Kopassus, Taman, Taktakan, Kota Serang, Senin (13/11) sore.

Yang paling harus segera dibenahi, lanjutnya, adalah komunikasi dan kesolidan lini tengah. Ia menilai lini tengah timnya masih sering melakukan kesalahan sendiri. “Masih sering terlihat kehilangan bola, mainnya kayak masih bingung. Kalau striker sudah bagus, hanya saja masih harus dipertajam lagi,” imbuhnya.

Kepala Pelatih LTP FC Mardani mengaku puas dengan penampilan timnya. Ia menilai pemainnya telah mengikuti seluruh instruksi yang diberikannya. “Ini sesuai dengan harapan kami dan kemenangan ini layak diapresiasi. Tapi, kami pastikan kemenangan ini hanya boleh dirayakan hari ini saja (kemarin-red), besok (hari ini-red) kami sudah kembali latihan seperti biasa untuk menghadapi laga 16 besar,” ucapnya.

Kepala Pelatih Grotari Ronny Pambudi menilai timnya terlambat panas pada laga perdana ini. “Masih bisa ditolerir karena ini laga perdana. Anak-anak masih meraba kekuatan lawan dan turnamen ini persaingannya cukup ketat menurut saya. Yang penting di laga berikutnya harus lebih agresif dan bagus lagi,” ujarnya. (Andre AP/RBG)

BAGIKAN