LEBAK – Selang beberapa menit setelah Gubernur Banten Rano Karno, Kepala Adat Desa Cisungsang Abah Usep, Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Sekretaris Daerah Banten Ranta Suhara menduduki pendopo, upacara Seren Taun di Desa Cisungsang, Kabupaten Lebak dimulai, Minggu (6/9/2015).

Dengan dimulainya upacara, iring iringan pembawa hasil bumi khususnya padi yang terdiri dari puluhan laki-laki dan perempuan memasuki area upacara yang tepat berada di depan rumah adat dan pendopo Desa Cisungsang.

Iring-iringan dipimpin oleh dua masyarakat adat yang membawa benda yang terbuat dari tanah liat, yang berisikan benda seperti dedaunan dan arang. Setelah itu, iringan disambung dengan sejumlah remaja putri yang membawa sejumlah makanan dan hasil bumi, setelah itu baru masyarakat adat lainnya hang membawa pikulan ikatan padi dengan pikulan terbuat dari bambu. Sambil bergoyang mereka masuk membawa hasil bumi.

Hasil bumi yang dibawa masyarakat diletak didepan leuit (lumbung) untuk kemudian nanti hasil bumi, khususnya padi disimpat ditempat tersebut.

Pantauan radarbanten.com, sebelum padi diletakan, Abah Usep sudah menunggu sambil bersila didepan leuit. Tak lama, satu perwakilan iring-iringan menghampiri Abah Usep seperti melapor dengan bahasa sunda.

Setelah itu, padi diletakan berbaris didepan leit. Sebelum dimasukan kedalam leit, seorang masyarakat membaca doa-doa atau jampi menggunakan bahasa sunda dengan diringu musik tradisional. Setelah itu, satu persatu ikatan padi dimasukan. (Bayu)