Usia BU, warga Jalan Hasanudin, Kota Pasuruan, boleh 16 tahun, tapi sepak terjangnya dalam urusan begal motor jangan diragukan lagi. Dia tercatat sudah beraksi di empat lokasi di wilayah Kota Pasuruan.

Polres Pasuruan Kota mencatat, BU pernah beraksi di Jalan Raya Slagah, Kota Pasuruan, dengan menggondol Yamaha Jupiter MX; di sekitar lapangan Petahunan dengan menggondol Honda Supra X; di sekitar SPBU Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, yang sukses menggondol Yamaha Mio J; serta di jalur lingkar selatan (JLS) Purutrejo dengan menggondol Yamaha Jupiter Z.

Aksi BU itu akhirnya tercium Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Dia pun dibekuk petugas pekan lalu. Kemarin BU hanya tertunduk dengan mengenakan penutup wajah saat Polres Pasuruan Kota merilis tangkapan sepekan terakhir.

BU nekat menjadi begal lantaran tergiur ajakan temannya yang berusia lebih tua. Teman BU yang masih buron itu kerap beraksi di wilayah kota dan kabupaten setempat. ”Jadi, semua ini atas perintah dia. Saat beraksi, saya diajari untuk mengaku sebagai buser (unit buru sergap dari satuan kepolisian),” ungkap BU.

”Kalau ada yang naik motor, dihentikan, lalu dituduh bertindak kejahatan,” jelasnya saat ditanya Kapolres Pasuruan Kota AKBP Asep Akbar Hikmana dalam rilis kemarin.

Selanjutnya, korban diminta menuju ke kantor polisi. Saat itulah BU dan temannya yang masih buron tersebut mengajak korban ke tempat sepi. BU pun mulai beraksi dengan mengancam korban dengan senjata tajam. Korban diminta turun dan meninggalkan motornya. Selanjutnya, BU membawa lari motor korban.

Atas laporan sejumlah korban, polisi pun menyelidiki. Berbekal keterangan ciri-ciri korban, polisi akhirnya membekuk BU yang tercatat sebagai pelajar di salah satu SMA swasta di wilayah Kota Pasuruan. Dia ditangkap di rumahnya.

Dalam rilis kemarin, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Asep Akbar Hikmana menegaskan, pelaku pembegalan yang masih di bawah umur menjadi atensi kepolisian. ”Ini yang berbahaya. Yang seperti ini (mengaku polisi) hingga membuat korban teperdaya,” ujarnya. (rah/mie/bh)

BAGIKAN