CILEGON – Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengeluarkan surat rekomendasi terkait dengan persoalan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Cilegon 2015. Dalam nahkas surat yang akan dilayangkan ke Plt Gubernur Banten melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Banten itu disebutkan, Pemerintah Kota Cilegon mengusulkan rekomendasi itu untuk kenaikan upah di seluruh kalangan buruh sesuai kelompoknya masing-masing. Untuk Kelompok I akan mengalami kenaikan 5 persen dari Upah Minimum Kota (UMK) 2015, kelompok II mengalami kenaikan 3 persen, dan Kelompok III mengalami kenaikan 1 persen dari UMK 2015.

“Saya keluarkan surat rekomendasi ini karena sampai saat ini belum ada kesepakatan antara pengusaha dan pekerja dalam penetapan UMKS 2015,” ujar Walikota saat melakukan pertemuan antara buruh dan kalangan usaha di ruang rapat Walikota, Kamis (7/5/2015).

Ia berharap, semua pihak dapat segera menerima putusan rekomendasi itu. “Saya harapakan semua pihak dapat legowo dan bisa menerima putusan ini dan segera ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (FSBKS) Cilegon Sanudin mengungkapkan bersyukur atas putusan yang tertuang dalam rekomendasi itu. “Ini adalah buah dari perjuangan kaum buruh selama ini. Dan Walikota juga sudah menganulir tuntutan dari pengusaha yang sebelumnya meminta agar rekomendasi itu tidak berlaku bagi buruh outsourcing. Jadi berlaku ke semua kalangan buruh. Tinggal tugas kita saat ini untuk mengawalnya,” katanya. (Devi Krisna)