SERANG – Warga Banten mesti siap jika sewaktu-waktu PT Pertamina memberlakukan kebijakan peralihan penggunaan bahan bakar minyak untuk kendaraan pribadi dari jenis presmiun atau RON 88 ke penggunaan pertamax alias RON 92. Hal ini terkait dengan rencana Pertamina yang akan memberlakukan pembatasan penjualan premium di kota-kota besar.

Ketua Hiswana Migas Banten Rachmat Halim menjelaskan jika aturan tersebut sudah berlaku dari pusat maka imbasnya kabupaten/kota yang ada di Banten akan terkena kebijakan tersebut. “Ya otomatis (akan terjadi peralihan premium ke pertamax) jika dari Pertamina melakukan pembatasan tersebut,” ujarnya, Jumat (17/4/2015).

Meski demikian, Rachmat Halim tetap meminta Pertamina membuat regulasi untuk peralihan tersebut. “Aturannya harus jelas. Jika yang diperbolehkan menggunakan premium hanya kendaraan umum, kendaraan pribadi (baik roda dua maupun roda empat-red) harus mau menggunakan pertamax,” jelasnya.

Terkait rencana kebijakan ini, Rachmat Halim secara pribadi mendukungnya. Menurut dia banyak hal positif jika peralihan premium ke pertamax terjadi. “Pertamax bisa menghemat penggunaan BBM dari lima hingga 10 persen. Selain itu juga kebijakan ini bisa memangkas mafia BBM yang selama ini bermain untuk ketersediaan premium,” jelasnya.

Pemberitaan sebelumnya, PT Pertamina dikabarkan bakal menghapus premium atau bensin RON 88 di kota-kota besar di Indonesia pada Mei mendatang. Menurut Direktur Pemasaran dan Ritel Pertamina Achmad Bambang Pertamina tidak berencana untuk menghapuskan premium. Hanya saja, ketersediaan premium dibatasi di tempat-tempat tertentu. Nantinya, premium hanya bisa dibeli kendaraan umum di sejumlah SPBU di pinggiran kota. (Wahyudin)