SERANG – Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Serang Tri Tjahjo meminta masyarakat waspada pada saat peralihan musim atau pancaroba.

“Pada tanggal 17 dan 20 April kemarin, sempat terjadi turun hujan ekstrim yang derasnya di atas 27 milimeter per jam yang durasinya sampai tiga menit, dan pada 20 April lebih besar yakni mencapai 28 milimeter. Itu sudah masuk ekstrim. Untuk Kota Serang khususnya, pancaroba ini akan berlangsung sampai akhir April dan di awal Mei sudah memasuki musim kemarau,” kata Tri, melalui ponsel, Jumat (24/4/2015).

Dikatakan Tri, biasanya pada hujan normal derasnya mencapai 20 milimeter per jam, akan tetapi jika di atas angka tersebut maka sudah termasuk ke dalam ekstrim. Akan tetapi durasi hujannya terbilang singkat. Dan juga cuaca ekstrim akan terjadi di waktu yang tidak menentu. “Kalau untuk waktunya itu bisa terjadi pagi, siang, sore, bahkan di malam hari,” kata Tri. (Fauzan Dardiri)