SERANG – Penemuan sosok bayi perempuan menggegerkan warga Kebaharan Dukuh, Kelurahan Lopang, Kota Serang. Bayi mungil itu pertama kali ditemukan Abu Khoiri (49) saat pulang belanja daging di Pasar Induk Rau. Ia terkejut mendengar tangis bayi di semak-semak tak jauh dari rumah kontrakan milik Kadenah Kamis(21/1/2016) sekira pukul 03.30 WIB, .

Setelah ditelusuri ternyata bayi tersebut berada di semak-semak tak jauh dari pintu masuk rumah kontrakannya. Setelah itu, Khoiri langsung memberitahukan kepada Inah (24), tetangga kontrakannya. Setelah bayi diselamatkan Inah, warga selanjutnya melaporkan penemuan bayi itu kepada Ketua RT setempat dan kemudian dilaporkan ke Mapolsek Serang.

“Tali pusernya belum putus. Kata dokter rumah sakit, diperkirakan umur bayi sekitar 3 hari,” ungkap Aiptu Irwan, petugas Polsek Serang, Jumat (22/1/2016).

Kapolsek Serang, Kompol Irwanda ketika dikonfirmasi mengatakan masih menyelidiki siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut. Dikatakan Kapolsek, pihaknya menduga bayi malang tersebut dilahirkan dari keluarga yang tidak mampu. Karena keterbatasan ekonomi, kata Kapolsek, pelaku sengaja membuang darah dagingnya disekitar rumah warga dengan harapan ada yang mau merawatnya.

“Ada dugaan orangtua si bayi berasal dari keluarga tidak mampu sehingga tega membuang dengan harapan ada yang merawatnya. Kalau bayi hasil hubungan, biasanya dibuang di sembarang tempat. Alhamdulillah, di rumah sakit, banyak perawat yang ingin merawat si bayi,” terang Kapolsek, Jumat (22/1/2016).

Saat ini, bayi tersebut masih mendapat perawatan petugas RSUD Banten. Bayi yang saat ditemukan terbungkus kain hitam ini terlihat sehat namun masih perlu mendapat perawatan medis untuk menstabilkan tubuhnya. (Wahyudin)

BAGIKAN