SERANG – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Desa Trate, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang yang akan dimulai awal tahun depan belum diketahui masyarakat sekitar. “Kami belum mengetahui rencana tersebut. Belum ada sosialisasi dari pihak desa maupun kecamatan,” kata Abdurahman, Ketua RT 01 Kampung Walikukun, Desa Terate, saat ditemui di rumahnya, Kamis (29/4/2015).

Abdurahman menjelaskan, sekitar sebulan lalu ada tiga orang cek udara, kemudian mengambil sampelnya. “Tapi kami tidak tahu untuk kepentingan apa, saya pastikan masyarakat belum ada yang mengetahui. Baik dari pihak desa maupun kecamatan sampai saat ini belum ada pemberitahuan. Jika itu memang benar ada pembangunan PLTU, kami sangat menyayangkan, karena bisa-bisa tempat kami terisolir, karena jaraknya bersampingan dengan lokasi yang akan di jadikan PLTU,” katanya.

Kepala Desa Trate Sadeli mengaku warga maupun pihak desa belum mengetahui adanya rencana pembangunan PLTU. “Kami belum dapat informasinya, tidak benar kalau sudah ada sosialisasi. Saya sendiri kan kepala desanya,” tutur Sadeli.

Dikatakan, jika pembangunan itu berdampak positif, warga akan menyambut baik, asal jelas buat warganya. Kebetulan di Desa Trate ini jumlah Kepala Keluarga (KK) 1.300, kerjanya rata-rata petani dan nelayan. Kami berharap dengan berdirinya PLTU dapat menyerap pekerja dari desa ini, karena masyarakat mau bertani lahannya sudah berkurang,” jelasnya.

Sebelumnya, Camat Kramatwatu Nur Saad mengatakan, telah melakukan sosilaisasi ke masyarakat. “Terkait pembangunan PLTU dan menyatakan masyarakat sudah setuju,” kata Nur Saad. (Rahmat)

BAGIKAN