SERANG – Warga Kampung Timur dan Kampung Barat Desa Wargasara, Pulau Tunda, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang, digegerkan dengan adanya temuan mayat laki-laki tanpa identitas, Sabtu (25/4/2015) petang kemarin. Namun demikian karena buruknya cuaca di Pelabuhan Bojonegara, tim dari Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Provinsi Banten, mayat baru dapat dievakuasi pada Minggu (26/4/2015) ini.

“Seharusnya memang tadi malam mayat sudah bisa kita evakuasi. Tapi karena cuaca buruk yang jadi kendala, maka kita baru bisa berangkat hari ini dari dermaga Karangantu,” ungkap Kepala Basarnas Provinsi Banten, Hairoe Amir Abyan kepada radarbanten.com.

Pria yang akrab disapa dengan panggilan Heru ini menabahkan, tiba di Pulau Tunda, pihaknya langsung mengevakuasi mayat yang diperkirakan berusia sekira 45 tahun dan tinggi sekira 180 centimeter itu. “Kita tinggal evakuasi, karena mayat sudah dibersihkan oleh warga setempat. Bagian wajah mayat sudah mengalami pembengkakan. Kami memperkirakan, korban sudah meninggal sekitar tiga hari yang lalu,” sambungnya.

Selanjutnya, kata Heru, mayat berkulit putih dan mengenakan celana pendek kotak kotak biru putih tanpa baju itu langsung dilarikan pihaknya ke RSUD Serang untuk menjalani otopsi. Informasi yang dihimpun radarbanten.com, kasus temuan mayat itu saat ini ditangani oleh Polair Polres Serang. Sementara itu, Kasat Polair Polres Serang AKP Lis Handaya yang dihubungi melalui telpon genggamnya tidak menjawab panggilan.

(Devi Krisna)