PANDEGLANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pandeglang mengantisipasi pelaksanaan reses anggota DPRD Pandeglang yang bertepatan dengan masa kampanye dimanfaatkan untuk kampanye terselubung.

“Kami mencatat ada sejumlah nama anggota dewan yang termasuk dalam tim sukses pasangan calon. Kami mewaspadai para anggota dewan menyalahgunakan reses sebagai ajang memenangkan salah satu pasangan calon,” kata Nana Subana, Ketua Panwaslu Kabupaten Pandeglang, Selasa (8/9/2015).

Nana menjelaskan, reses yang menjadi bagian kewajiban anggota DPRD untuk bertemu dengan konstituennya memiliki potensi besar untuk disalahgunakan oleh anggota dewan. “Kami berharap kegiatan tersebut tidak menjadi ajang meraup dukungan dari konstituen guna kepentingan sekelompok orang,” jelasnya.

Nana menambahkan, untuk mengantisipasi hal itu pihaknya telah menginstruksikan Panwascam dan PPL untuk memantau setiap kegiatan reses yang dilakukan oleh anggota dewan. “Jika memang terbukti ada dewan yang sengaja melakukan kampanye saat reses, maka akan direkomendasikan ke Badan Kehormatan DPRD agar diproses,” katanya.

Selain itu, jelas Nana, perilaku tersebut bisa berpengaruh terhadap tim pemenangan pasangan calon yang akan dikenai sanksi. “Kami tidak menghalangi jika ada dewan yang ikut mengkampanyekan salah satu calon. Namun sebaiknya hal itu dilakukan di luar kegiatan reses. Karena reses merupakan menampung aspirasi bukan kampanye,” katanya. (Fauzan Dardiri)
BAGIKAN