Axon M

JAKARTA – ZTE resmi memperkenalkan smartphone terbarunya, Axon M. Hebatnya, ponsel tersebut memiliki dua layar sekaligus dan dapat dilipat menjadi seukuran tablet. Jika dilihat sekilas, Axon M tidak jauh berbeda dengan smartphone lain yang beredar di pasaran.

Ponsel ini memiliki layar 5,2 inci dengan kualitas 1.080p, chip Qualcomm Snapdragon 821 terbaru, RAM 4GB, dan kamera 12 MP untuk masing-masing layar. Namun, berkat engsel yang berada di antara kedua layar, smartphone tersebut bisa dilipat menjadi seukuran tablet dan menampilkan kedua layarnya. Dua layar tersebut dapat digunakan dalam beberapa kebutuhan.

Pengguna dapat menggabungkan kedua layar untuk menampilkan tampilan yang lebih besar. Selain itu, fitur multitasking pun dapat dijalankan untuk memperlihatkan dua tampilan berbeda pada masing-masing layar di saat bersamaan.

Smartphone ini pun bisa dilipat menyerupai bentuk tenda sehingga memungkinkan pengguna melihat konten yang sama dari arah berbeda bersama rekannya. ZTE menyebutkan menggunakan fitur default split-screen milik Android untuk menghadirkan berbagai fungsi layar ganda, sebagaimana dilansir dari The Verge, pada Rabu (18/10).

Mereka juga mengklaim produknya ini lebih baik dari Kyocera Echo, ponsel dua layar yang dirilis pada 2011 silam. ZTE menekankan, ide mereka telah didukung dengan prosesor yang lebih baik dan software yang lebih kuat.

Bagi yang berminat memilikinya, harus ekstra hati-hati menggunakannya. Meski dilapisi Gorilla Glass 5 di tiap layarnya, goresan dapat saja timbul ketika sedang diletakkan dalam kondisi layarnya sedang bertolak belakang.

Meskipun sempat diragukan karena baterai Axon M ”hanya” berkapasitas 3,180 mAh, ZTE dengan percaya diri menyebutkan smartphone-nya bisa digunakan sepanjang hari dan menggunakan dua layar sekaligus, dalam satu kali pengisian daya.

Ditambahkan, penggunaan WiFi akan lebih menghemat baterai ketimbang menggunakan data seluler untuk akses internet. Satu hal yang cukup disayangkan, Axon tidak memiliki kemampuan untuk tahan terhadap air.

Ponsel yang memiliki ketebalan 12,1 mm dan berat 230 gram ini mulai dijual secara global pada 17 November mendatang lewat kerja sama dengan AT&T untuk pemasaran di Amerika Serikat serta Docomo untuk di Jepang. Meski begitu, ZTE juga akan memasarkan produknya di Cina dan berbagai negara Eropa pada tanggal yang sama. ZTE sendiri belum merilis harga resmi dari Axon M. (NET/ADE M/RBG)

 

BAGIKAN