1.800 Pelanggan PLN Banten Utara Melanggar Aturan

0
1.531 views
Sutet
Ilustrasi/ Inet

SERANG – Dalam kurun waktu satu tahun lamanya, jumlah pelanggan pelanggar disiplin PT PLN (Persero) Area Banten Utara pada tahun 2016 mencapai 1.800 pelanggan dari total keseluruhan pelanggan PLN Persero Area Banten Utara yang mencapai 600.000 pelanggan.

Selain itu, selama satu tahun terakhir, sebanyak 13 ribu pelanggan diperiksa oleh PLN terkait dugaan pelanggaran disiplin.

Humas PT PLN (Persero) Area Banten Utara, Cosmas Pujo L, mengatakan, setiap bulannya PT PLN (Persero) Area Banten Utara mendapatkan laporan sebanyak 150 pelanggan pelanggar disiplin.

“Pelanggan yang melakukan pelanggaran diantaranya (P1) pemakaian yang memperbesar arus, (P2) mempengaruhi jalannya meter, (P3) gabungan dari P1 dan P2 dan (P4) sambung langsung tanpa alat ukur,” katanya saat ditemui di kantornya. Selasa (31/1).

Sementara itu, lanjut dia, menurut data Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) jumlah total kerugian yang dialami PT PLN (Persero) Area Banten Utara dari total jumlah pelanggan yang melakukan pelanggaran disiplin mencapai 11 kWh pertahun.

“Kira-kira kalau kita nominalkan ya sekitar Rp 11 miliar. Dan kami juga sudah bekerjasama dengan pihak-pihak terkait yakni Polda Banten, Kejati Banten. Pokoknya kalau ada pelanggaran yang dipidanakan kita langsung limpahkan kepada pihak yang berwajib,”katanya.

Sedangkan, rata-rata pelanggan pelanggar disiplin listrik umumnya yang menggunakan kWh sebesar 450-1300 kWh. “Para pelanggar yang kedapatan melakukan pelanggaran selain pengguna listrik tarif rumah tangga diantaranya juga ada beberapa tarif usaha/bisnis ,seperti pasar malam dan korsel yg biasanya dibantu oleh oknum diluar PLN yg memang memahami teknik instalasi listrik,” katanya

Namun, dari persentase peluang adanya pelanggaran disiplin tersebut, masih di dominasi oleh listrik rumah tangga yang masih banyak pelanggan yang nekat melakukan pelanggaran demi memperoleh jumlah kWh yang besar.

“Masih banyak di komplek-komplek dari pada di kampung,” ucapnya.

Kendati demikian, dibandingkan dengan tahun 2015 jumlah pelanggan disiplin tersebut mengalami penurunan. “Tahun 2016 turun, ini terlihat dari PT PLN (Persero) Area Banten Utara mendapatkan penghargaan kinerja terbaik, itu juga karena sudah jeranya para pelanggar untuk melakukan hal yang sedemikian mengandung banyak resikonya,” katanya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2017 ini, PT PLN (Persero) Area Banten Utara baru menemukan belasan pelanggaram disiplin listrik tersebut di areaya.

“Sampai awal tahun ini belum banyak, dan kita harapkan tidak banyak karena tahun ini kita juga menargetkan pelanggan bertambah sebesar 15-17 ribu atau sebesar 13 juta kWh,” harapnya. (Wirda)