Pemusnahan daging celeng.

CILEGON – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas ll Cilegon, Rabu (3/8) memusnahkan 1.958 kg daging celeng dan gulma sebanyak 5 ton.

Kepala BKP Kelas ll Cilegon Bambang Haryano mengatakan, daging celeng ilegal yang dimusnahkan merupakan hasil tangkapan petugas BKP, kepolisian, dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada 1 Mei 2016 lalu. Barang itu diangkut menggunakan truk bernopol BK 9580 CN. “Penangkapan berlangsung di KM 65 jalan tol Merak-Jakarta,” ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, daging celeng yang tidak dilengkapi dokumen persyaratan dan tidak dilaporkan kepada petugas karantina diketahui berasal dari Jambi, yang dibawa Susanto (37). Saat ini penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) masih mencari tersangka yang melarikan diri.

Selain daging celeng, gulma yang dimusnahkan merupakan hasil pemisahan biji gandum impor asal Australia milik tiga perusahaan. (Riko)