10.238 UMKM Sulit Berjualan

0
3.574 views
Ilustrasi

SERANG – Ada 10.238 atau sekira 70 persen Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Serang terkena dampak Covid-19. Puluhan ribu pelaku UMKM ini kesulitan memasarkan hasil produksinya.

Data Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagperinkop dan UMKM) Kota Serang mencatat tahun ini ada sekira 14.238 UMKM di Kota Serang.

Kepala Disdagperinkop dan UMKM Kota Serang Yoyo Wicahyono mengaku belum lama ini pihaknya telah mendata pelaku UMKM di Kota Serang. Pendataan itu terkait dampak virus corona atau Covid-19 terhadap pelaku UMKM.

Hasilnya, hanya 4.000 UMKM atau 30 persen dari total keseluruhan UMKM di Kota Serang yang mampu bertahan dari wabah Covid-19.

Sementara Disdagperinkop dan UMKM Kota Serang mencatat 70 persen atau 10.238 pelaku UMKM terdampak virus asal Wuhan itu. “Ada sekitar 70 persen atau 10.238 pelaku UMKM yang terdampak,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (24/4).

Mayoritas pelaku UMKM, kata Yoyo, mengeluhkan kesulitan memasarkan hasil produksinya. Hanya UMKM di bidang olahan makanan yang masih mampu menjual hasil produksi. “Jadi tidak semuanya terdampak Covid-19. Semula kami menyiapkan dana stimulan bagi 14.238 UMKM. Setelah pendataan ulang, sekarang yang akan menerima hanya 10.238 saja,” katanya.

Dana stimulan yang disiapkan Pemkot Serang sebesar Rp500 ribu untuk masing-masing UMKM terdampak Covid-19. Namun, Yoyo belum dapat memastikan pencairan dana stimulan tersebut. “Nanti waktunya diserahkan ke Bidang UMKM,” katanya.

Sementara Walikota Serang Syafrudin mengatakan, Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran untuk pemberian dana stimulan bagi UMKM.

“Sudah disiapkan oleh Dinas terkait (Disdagperinkop dan UMKM-red). Secara rinci besarannya ada,” katanya.

Syafrudin berharap, dana stimulan tersebut dapat membuat pelaku UMKM bertahan di tengah pandemi Covid-19. “Yang baru kita berikan melalui Disperindagkop kemarin itu bantuan bagi lansia (lanjut usia-red). Tinggal JPS (jaring pengamanan sosial-red) mudah-mudahan April ini,” pungkasnya. (fdr/nda)