10 Ribu UKM Daftar BPUM

0
1.103 views
Ratusan warga melakukan pengumpulan berkas pendaftaran UMKM untuk menerima bantuan dari pemerintah Pusat, di Disperindagkop Kota Serang, Kamis (3/9). Petugas kewalahan mengatur warga untuk tidak berkerumun dan menggunakan masker pada hari terakhir pendaftaran tersebut.

Bantuan Rp2,4 juta per UKM

SERANG – Sekira 10 ribu pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Serang mendaftar ke Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Mikro (Disdaginkop dan UKM) Kota Serang. Puluhan ribu pelaku UKM ini akan bersaing untuk memeroleh Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Pendaftaran program BPUM ini dibuka sejak 24 Agustus hingga 3 September 2020. Rencananya, BPUM mengkover 12 juta pelaku usaha mikro seluruh Indonesia. Setiap pelaku UKM akan menerima bantuan Rp2,4 juta. 

“Pendaftar kurang lebih 10 ribu UKM. Banyak, sampai kita tutup tadi jam 15.00 WIB,” Kepala Disdaginkop dan UKM Kota Serang Yoyo Wicahyono kepada Radar Banten, Kamis (3/9).

Nantinya, kata Yoyo, pelaku UKM yang mendaftar akan diverifikasi terlebih dahulu oleh Disdagink dan UKM Kota Serang sebelum diserahkan ke Sekretariat Negera (Setneg). “Data yang 10 ribu itu kita verifikasi ulang. Ya salah satunya terkait dengan keterangan aktivitas usaha dari kelurahan,” ungkapnya.

Kata Yoyo, program BPUM diperuntukkan tambahan modal bagi pelaku UKM yang terdampak Covid-19. Bantuan itu akan ditransfer ke masing-masing rekening pelaku UKM.

“Sesuai arahan presiden, bantuan ini untuk tambahan modal,” terangnya.

Dijelaskan Yoyo, penerima BPUM harus memenuhi berbagai persyaratan. Di antaranya, memiliki e-KTP, memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat pernyataan dari lembaga pengusul, dan memiliki rekening bank di bank umum. “Kalau tadi itu (surat dari kelurahan-red) penting. Karena memang itu salah satu kami mengetahui kebenaran kegiatan pelaku UKM,” kata Yoyo.

Katika, pelaku UKM makanan ringan di Sumur Pecung, Kecamatan Serang, mengaku mengajukan diri sebagai penerima BPUM untuk tambahan modal. “Tambah-tambah modal, usaha makanan ringan. Lagi musim corona begini lumayan Pak,” terangnya. (fdr/nda)