10 Tahun Warga India Tinggal di Cilegon, Diduga Gunakan Paspor Palsu

Kantor Imigrasi Kota Cilegon
Kantor Imigrasi Kota Cilegon

CILEGON – Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India diduga menggunakan paspor palsu untuk tinggal di Kota Cilegon. Pelaku yang diketahui seorang wanita bernama Bhartinder Kaur Khaira ini memiliki paspor tersebut atas bantuan suaminya yang juga keturunan India yaitu Bik Ramjit Sing.

Informasi yang dihimpun, kasus yang telah lebih dari tiga bulan ini hingga kini masih dalam proses penyelidikan Kantor Imigrasi Kelas ll Cilegon. Baik Bhartinder Kaur Khaira dan Bik Ramjit Sing kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Saksi dari penyelidikan Kantor Imigrasi Kelas ll Cilegon, Jatenderjit Sing berharap persoalan tersebut dapat lekas terselesaikan. Jatenderjit mengaku telah lelah dengan proses panjang yang mengkaitkan namanya itu sehingga ia berbulan-bulan harus bolak-balik ke kantor imigrasi untuk membantu proses penyelidikan.

“Kita ingin melihat Imigrasi bertindak. Tersangka ada dua yang satu yang mengurus pemalsuan dan yang satu yang menggunakan (paspor palsu). Proses ini sudah lebih dari tiga bulan, dan kedua orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka selama dua bulan. Tapi sampai saat ini belum ditahan Imigrasi,” ujar Jatenderjit Singh, Senin (13/6/2016).

Dijelaskannya, tersangka pria merupakan keturunan India namun sudah berkebangsaan Indonesia dengan asal lahir Medan. Namun, istri dari tersangka yang sudah hampir 10 tahun tinggal di Indonesia dan mempunyai usaha di Kota Cilegon, merupakan warga asli India.

“Dulu saat mau buat paspor istrinya itu menggunakan paspor terbitan dari dokumen Kelurahan Jombang dengan tempat lahir India. Namun setelah beberapa waktu kemudian saat ingin buat paspor kembali ia menggunakan dokumen dari Kelurahan Bendungan dan mengaku tempat lahir dari Medan. Ada kejanggalan,” ujarnya. (Riko)