Terbebani Utang Rp49Juta, Nelayan Ini Nekat Rampok Minimarket

0
529 views

SERANG – Badri, warga Desa Lebak Wangi, Kabupaten Serang, nekat merampok sejumlah minimarket di Kecamatan Cikande, Kecamatan Kragilan, dan Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang dan Kecamatan Serang, Kota Serang bersama dua temannya.

Badri dan Iir Irawan, asal Lampung, berhasil diamankan dua hari yang lalu oleh Satreskrim Polres Kabupaten Serang. Sedangkan satu teman lainnya yang masih buron.

Kepada awak media, Badri menuturkan, sehari-sehari bekerja sebagai nelayan. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Badri mengaku kerap menangkap ikan di wilayah Labuan, Kabupaten Pandeglang.

Badri mengaku nekat mencuri bersama dua kawannya karena kondisi alam yang tidak baik untuk melaut. “Lagi angin barat, nelayan pada nganggur. Saya jual ikan ke Jakarta, itu kalau lagi musim laut saja,” ujar Badri di Mapolres Kabupaten Serang, Kamis (26/1).

Ayah lima anak ini menjalankan aksi pencurian baru dua bulan. Itu dilakukannya karena terdesak utang dan kebutuhan keluarga. “Total utang Rp49 juta, belum kebayar semua, pinjam uang ke BMT. Uang itu buat modal dagang (ikan),” kata Badri.

Dalam menjalankan aksi kejahatannya, Badri mengaku berperan mengancam kasir atau pelayan minimarket dengan sebilah cerulit. Sedangkan Iir dengan senjata api.

Kapolres Kabupaten Serang AKBP Nunung Syaefudin menjelaskan, dua tersangka tersebut diamankan polisi di daerah masing-masing.

“Rata-rata sasaran mereka minimarket yang saat ini menjamur. Modus operandinya dengan memberikan ancaman, baik dengan senjata tajam maupun senjata api,” tambahnya.

Bersama para pelaku, polisi mengamankan satu pistol, satu cerulit, delapan handphone, satu unit kendaraan roda dua Yama Vixion, dan hasil kejahatan beberapa bal rokok. “Pasal yang diterapkan, Pasal 365 ayat 2 KUHP. Ancaman hukuman 12 tahun penjara. Saat ini langkah yang sudah diambil melakukan penyidikan, nanti kita akan kembangkan lagi masih ada beberapa TKP belum kita ungkap,” ujarnya. (Bayu)