Pendaftaran caleg di KPU Kota Serang, Senin (16/7).

SERANG – Dari 16 partai politik (parpol) peserta Pileg 2019, 11 di antaranya belum mendaftarkan calon legislatifnya (caleg) ke KPU Kota Serang. Sejak pendaftaran dibuka pada 4 Juli lalu hingga kemarin, baru lima parpol yang mendaftarkan calegnya. Kelima parpol itu, yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Nasional Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly MM mengungkapkan, hari ini adalah hari terakhir parpol mendaftarkan calegnya. “Kami imbau jangan ambil spare waktu yang mepet, meskipun kami akan melayani sampai pukul 24.00 WIB,” ujar Fierly, Senin (16/7).

Hingga Senin sore kemarin, dari 11 parpol yang belum mendaftarkan calegnya, baru empat parpol yang mengonfirmasi kedatangan mereka ke KPU. Yakni, PDIP, Partai Demokrat, Partai Garuda, dan PPP. Awalnya, kemarin ada sembilan parpol yang akan datang ke KPU. Namun, kenyataannya hanya ada empat parpol yang datang.

Usai pendaftaran, ia mengungkapkan, KPU akan melakukan verifikasi syarat pencalonan. Untuk sementara, di PSI misalnya, ada satu caleg yang akan diklarifikasi lantaran nama dan tanggal lahir caleg itu berbeda antara yang tercantum di KTP-el dengan ijazahnya di salah satu SMA negeri di Kabupaten Serang.

“Klarifikasi itu akan kami mulai Rabu (besok-red) sampai Jumat (20/7-red) nanti,” terangnya.

Sementara pada Sabtu (21/7) nanti, KPU akan melakukan pleno terhadap calon-calon yang memenuhi syarat dan yang tidak memenuhi syarat. Untuk itu, pada rentan perbaikan 22 Juli sampai 31 Juli, parpol dapat mengganti calon yang tidak memenuhi syarat. Penggantian itu hanya untuk mengisi kekosongan saja. “Sedangkan nomor urut tidak bisa diganti,” terangnya.

Ia mengungkapkan, dari lima parpol yang sudah mendaftarkan calegnya, kuota perempuan semuanya terpenuhi bahkan lebih. Diuraikan, PSI mendaftarkan 23 caleg yang terdiri dari 13 laki-laki dan sepuluh perempuan (43,47 persen), NasDem mendaftarkan 45 caleg yang terdiri dari 28 laki-laki dan 17 perempuan (37,77 persen), PKS mendaftarkan 45 caleg yang terdiri dari 29 laki-laki dan 16 perempuan (35,55 persen), Gerindra mengusulkan 45 caleg yang terdiri dari 29 laki-laki dan 16 perempuan (35,55 persen), dan PKB mengusulkan 45 caleg yang terdiri dari 27 laki-laki dan 18 perempuan (40 persen).

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, sebelum didaftarkan, seluruh caleg diberi bimbingan teknis dan disurvei terlebih dahulu. “Jadi, ini adalah yang terbaik. Salah satu syaratnya, tingkat elektabilitasnya tinggi,” ujarnya.

Kata dia, para caleg Gerindra diharuskan dekat dengan masyarakat, melakukan pembinaan dan membangun wilayahnya apabila terpilih nanti. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan manfaat atas Dewan terpilih.

Dari lima anggota DPRD Kota Serang Fraksi Gerindra, hanya satu yang tidak mencalonkan diri kembali. Selain petahana, Budi mengungkapkan, kuota caleg diisi kader partai bernomor urut dua itu.

Ketua DPC PKB Kota Serang Wahyu Papat JR mengatakan, dari 45 caleg yang didaftarkannya kemarin, enam di antaranya berasal dari parpol lain. “Kalau petahana, dari empat anggota Dewan, tiga masih nyalon di DPRD Kota Serang, kalau saya ke DPR RI,” ujar Papat. (nna/air/ira/RBG)